
Profil Singkat Narasumber
Dr. Ir. Samsuddin, M.T., M.Mar.E., IPM, ASEAN Eng.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI
Memimpin Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yang bertanggung jawab atas perumusan kebijakan, standar, dan sertifikasi di bidang kelaiklautan kapal, perlindungan lingkungan maritim, dan kepelautan. Sepanjang 2025–2026 ia memimpin langsung berbagai kegiatan uji petik kelaiklautan kapal penumpang menjelang masa Angkutan Nataru dan Lebaran di sejumlah pelabuhan—antara lain Makassar, Banyuwangi, Batam, Tarakan, Labuan Bajo, Bali, dan lintasan Merak–Bakauheni—dengan prinsip yang kerap ia tegaskan: keselamatan pelayaran adalah prioritas yang tidak bisa dikompromikan.
Ia juga aktif mendorong peningkatan kualitas dan daya saing pelaut Indonesia di pasar tenaga kerja global, termasuk melalui penyelarasan pendidikan dan pelatihan kepelautan dengan kebutuhan industri maritim serta pendorongan sertifikasi internasional bagi pelaut nasional. Di bidang perlindungan awak kapal, direktorat yang dipimpinnya terlibat dalam fasilitasi pemulangan dan pengurusan hak-hak awak kapal WNI yang bekerja pada kapal berbendera asing. Dr. Samsuddin merupakan alumni Program Profesi Insinyur Angkatan XIV PSPPI FTI UMI tahun 2023, dan menyandang latar keahlian teknik permesinan kapal (M.Mar.E.), gelar Magister Teknik Perkapalan dari Universitas Hasanuddin dan gelar paling anyar yaitu Doktor Manajemen dari FEB UMI. Sertifikasi Insinyur Profesional Madya (IPM) dai Persatuan Insinyur Indonesia dan ASEAN Engineer dari ASEAN Federation Of Engineering Organization.
Prof. Dr. Ir. A. Suryanto, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng.
Dekan Fakultas Teknologi Industri UMI
Guru Besar Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia dengan bidang kepakaran Rekayasa Kimia, Teknologi Proses, serta Energi dan Lingkungan. Menyelesaikan pendidikan doktoral di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Publikasi risetnya mencakup pengembangan katalis dan sintesis biodiesel, antara lain optimasi transesterifikasi berbantuan gelombang mikro menggunakan katalis K₂O/γ-Al₂O₃ serta evaluasi katalis alumina terimpregnasi kalium karbonat pada produksi biodiesel. Sebagai Dekan, ia memimpin FTI UMI yang menaungi Program Studi Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Pertambangan, dan Program Profesi Insinyur. Ia juga tercatat sebagai insinyur profesional (IPM) dan ASEAN Engineer.
Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., IPU, CSCA, CSSCP, ASEAN Eng., APEC Eng.
Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur FTI UMI
Dosen Teknik Industri FTI UMI dengan pengalaman lebih dari 18 tahun di bidang manajemen operasi, rantai pasok, dan konsultansi manajemen. Kepakarannya mencakup pemodelan kebijakan, manajemen proyek, rantai pasok berkelanjutan, serta analisis daur hidup produk (life cycle assessment). Peraih Gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Hasanuddin, Profesi Insinyur dari Universitas Muslim Indonesia, Magister Teknik Industri dari ITS Surabaya serta Doktor Teknik Industri dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Pernah mengikuti pendidikan Ergonomi di Kyushu University Jepang.
Di tingkat nasional, ia dipercaya sebagai Ketua Forum Komunikasi Penyelenggara Program Profesi Insinyur (Forkom PPPI)—organisasi yang menaungi lebih dari 65 penyelenggara PPI di Indonesia—setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Jenderal Forkom PPPI (2017–2021) dan Ketua Bidang Kerja Sama (2022–2025). Ia juga menjabat Ketua Majelis Uji Kompetensi Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI PII) dan asesor LAM Teknik.
Sertifikasi profesionalnya meliputi Insinyur Profesional Utama (IPU) PII, ASEAN Engineer, APEC Engineer, Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Tenag Kerja RI, Certified Supply Chain Analyst dan Certified Sustainable Supply Chain Professional dari ISCEA, USA. Ia menerima Outstanding Achievement Award kategori Akademisi pada Industrial Engineering Awards 2024 dari BKTI PII, Peserta Terbaik Training of Trainer Pembinaan K3 Nasional semua bidang dan merupakan AFEO Honorary Member dari ASEAN Federation of Engineering Organizations.