
Tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau, Indonesia menggantungkan urat nadi logistiknya pada sistem transportasi laut dan tata kelola pelabuhan. Transformasi digital pelabuhan, dekarbonisasi pelayaran, serta ketahanan rantai pasok maritim kini menjadi agenda yang menuntut kepemimpinan teknis—bukan sekadar kebijakan administratif. Di titik inilah profesi insinyur mengambil peran.
Keynote dari Regulator yang Juga Alumni
Kolokium dibuka dengan opening speech Prof. Dr. Ir. A. Suryanto, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng., Dekan Fakultas Teknologi Industri UMI. Sesi utama menghadirkan Dr. Ir. Samsuddin, M.T., M.Mar.E., IPM, ASEAN Eng., Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sebagai keynote speaker.
Kehadiran Dr. Samsuddin memiliki makna khusus bagi PSPPI UMI: ia adalah alumni Program Profesi Insinyur Angkatan XIV PSPPI UMI tahun 2023. Perjalanannya menjadi bukti nyata bahwa program profesi insinyur bukan formalitas gelar, melainkan jalur penguatan kompetensi yang relevan bagi para profesional di posisi strategis nasional.
Sesi dipandu oleh Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., IPU, CSSCP, APEC Eng., Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur FTI UMI.
156 Proyek Keinsinyuran dalam 11 Kelas Paralel
Setelah sesi pleno, kegiatan dilanjutkan dengan 11 kelas paralel yang menampilkan 153 mahasiswa jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan 3 mahasiswa jalur reguler. Total 156 peserta memaparkan best practice pengalaman keinsinyuran mereka—mulai dari proyek infrastruktur, sistem produksi, energi, hingga tata kelola operasional industri.
Format kolokium ini menjadi pembeda PSPPI UMI: mahasiswa tidak sekadar diuji secara tertulis, tetapi harus mempertanggungjawabkan praktik keinsinyurannya di hadapan penilai dan sejawat, layaknya forum profesional. Sesi paralel bersifat tertutup dan hanya dapat diakses oleh presenter kolokium.
Komentar Para Tokoh
"Fakultas Teknologi Industri UMI menempatkan Program Profesi Insinyur sebagai jembatan antara kompetensi akademik dan tanggung jawab profesional. Insinyur hari ini tidak cukup hanya menguasai perhitungan teknis; ia harus mampu mengambil keputusan yang berdampak pada keselamatan publik, keberlanjutan lingkungan, dan daya saing bangsa. Kolokium ke-19 ini adalah ruang di mana pertanggungjawaban itu dilatih." — Prof. Dr. Ir. A. Suryanto, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng., Dekan FTI UMI
"Sektor transportasi laut kita sedang bergerak menuju digitalisasi dan dekarbonisasi secara bersamaan. Tantangannya bukan pada ketersediaan teknologi, melainkan pada kesiapan sumber daya insinyur yang memahami keduanya sekaligus—teknologi dan tata kelola. Saya sendiri merasakan manfaat langsung dari Program Profesi Insinyur PSPPI UMI: program ini menuntut kita merefleksikan kembali praktik kerja bertahun-tahun ke dalam kerangka kompetensi yang terukur. Pelabuhan yang resilien lahir dari insinyur yang kompeten dan beretika." — Dr. Ir. Samsuddin, M.T., M.Mar.E., IPM, ASEAN Eng., Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ditjen Perhubungan Laut, Kemenhub RI; Alumni PSPPI UMI Angkatan XIV
"Kolokium adalah puncak pembelajaran di PSPPI UMI. Di sinilah pengalaman kerja mahasiswa diuji, disusun ulang secara sistematis, dan dinilai dengan standar keinsinyuran. Tahun ini kami memfasilitasi 156 presentasi dalam 11 kelas paralel—angka yang menunjukkan bahwa kebutuhan sertifikasi profesi insinyur di kawasan timur Indonesia sangat nyata. Kami mengundang para sarjana teknik dan praktisi industri untuk bergabung; gelar Ir. bukan sekadar tambahan di depan nama, tetapi pengakuan atas tanggung jawab profesional Anda." — Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., IPU, CSSCP, APEC Eng., Ketua PSPPI FTI UMI
Terbuka untuk Umum
Sesi pembukaan dan keynote terbuka untuk umum melalui Zoom:Hari/Tanggal
Sabtu, 22 Agustus 2026
Waktu
08.30 WITA – selesai
Meeting ID
973 1291 0268
Passcode
psppi2026
Tautan
https://telkomsel.zoom.us/j/97312910268?pwd=9L0cI52ZmbP627n0ED7uo1jt5CWwha.1
Saatnya Menyandang Gelar Ir.
Program Profesi Insinyur FTI UMI membuka pendaftaran bagi sarjana teknik, sarjana terapan teknik, dan bidang terkait yang ingin memperoleh gelar profesi Insinyur (Ir.) serta Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.
Tersedia dua jalur:
- Jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) — untuk praktisi dari sarjana teknik atau teknik terapan setelah lulus S1 memiliki lebih dari 2 tahun pengalaman kerja keinsinyuran. Pengalaman profesional Anda diakui dan dikonversi menjadi capaian pembelajaran.
- Jalur Reguler — untuk lulusan sarjana teknik atau teknik terapan fresh graduate dan juga sarjana sains dan sarjana bidang pendidikan teknik yang ingin langsung melanjutkan ke jenjang profesi.
Sebagai program studi di bawah Fakultas Teknologi Industri UMI yang telah terakreditasi Unggul, PSPPI UMI menawarkan jejaring alumni yang tersebar di kementerian, BUMN, dan industri nasional—sebagaimana ditunjukkan oleh para alumninya yang kini memegang posisi strategis. PSPPI UMI sebagai pioner dan perintis pendidikan Profesi Insinyur di Indonesia dan sebagai sebagai penghasil luluan Insinyur Pertama di Indonesia dengan raihan REKOR MURI sebagai Perguruan Tinggi Pertama di Indonesia yang manghasilkan Insinyur dari Program Profesi Insinyur.
Informasi dan pendaftaran: 🌐 https://fti.umi.ac.id/insinyur 📷 Instagram: @profesiinsinyurumi
Hubungi kontak prodi pada lama web psppi UMI.
Bergabunglah dengan angkatan berikutnya. Jadikan pengalaman keinsinyuran Anda diakui secara formal, nasional, dan ASEAN.