
Makassar, fti.umi.ac.id — Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima kunjungan delegasi Fakulti Sains dan Teknologi (FST) Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dalam kick off meeting implementasi kerja sama kedua fakultas, Sabtu (17/10/2026), di Ruang Sidang Lantai 1 FTI UMI. Delegasi FST USIM dipimpin Timbalan Dekan (Akademik & Antarabangsa) Prof. Madya Dr. Farah Wahida binti Harun, didampingi Dr. Muhammad Qadri Effendy dan Dr. Muhammad Naeim. Mereka disambut Dekan FTI UMI Prof. Dr. Ir. Andi Suryanto bersama jajaran wakil dekan, pimpinan program studi, serta Kepala Humas, Kerja Sama, dan Protokoler UMI.

Dekan FTI UMI menegaskan bahwa kerja sama internasional harus berwujud kegiatan nyata. “Yang ingin kita pastikan adalah apa saja yang bisa kita kolaborasikan, sehingga MoU ini benar-benar memiliki tindak lanjut. Kolaborasi itu bisa kita lakukan dalam pengajaran, riset, publikasi, sampai pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.Di bidang pengajaran, FTI UMI menawarkan team teaching daring, di mana dosen kedua institusi mengajar bergantian dalam satu mata kuliah. Di bidang riset, kedua pihak dapat saling melengkapi dari sisi peralatan laboratorium, sampel, dan pendanaan. Peluang yang teridentifikasi antara lain riset katalis dan energi terbarukan, serta sinergi ergonomi dan antropometri Teknik Industri dengan pengembangan teknologi bantu berbasis virtual reality di FST USIM. Program sertifikasi K3 bagi mahasiswa FTI juga menarik minat delegasi USIM dan berpotensi menjadi ruang kolaborasi baru.
Di bidang pengabdian, Wakil Dekan II FTI UMI, Dr. Ir. Nurul Chairany, memaparkan peluang KKN internasional, mengingat KKN merupakan bagian wajib kurikulum FTI dan pengabdian berskala internasional menjadi salah satu indikator kinerja prioritas fakultas. Kedua pihak juga membahas konferensi internasional bersama, kompetisi mahasiswa, dan peluang studi doktoral bagi dosen FTI UMI di USIM.
Prof. Madya Dr. Farah Wahida mendorong perpanjangan nota kesepahaman kedua universitas, yang sebelumnya telah mengantarkan sekitar sepuluh dosen UMI menempuh studi S3 di USIM. Sebagai tindak lanjut, FTI UMI dijadwalkan berkunjung ke FST USIM pada 29 Oktober 2026 untuk mematangkan rencana kerja sama.
Melalui kolaborasi ini, FTI UMI menegaskan komitmennya bahwa kerja sama internasional bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan ruang untuk belajar, meneliti, dan mengabdi bersama hingga melampaui batas negara.