
MAKASSAR – Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Auditorium Al-Jibra UMI, Makassar, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, mengevaluasi kebutuhan pengembangan fakultas, serta menyusun program kerja yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pendidikan tinggi.
Raker tahun ini mengangkat tema “Transformasi FTI Berbasis Digitalisasi, SDM Unggul, Berintegritas, dan Bernilai Islami Menuju Inovasi Berkelanjutan Berdaya Saing Global.” Tema tersebut menegaskan tekad FTI UMI untuk mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang unggul melalui pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan integritas, serta penerapan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan.
Dalam sambutannya, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penyusunan program kerja fakultas harus berorientasi pada kebutuhan mahasiswa dan mendukung pencapaian sasaran strategis universitas. Ia menekankan bahwa program yang dirancang tidak cukup hanya mengikuti agenda rutin tahunan, melainkan harus didasarkan pada persoalan yang perlu diselesaikan, tingkat urgensi, serta manfaat yang dihasilkan bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Rektor juga mendorong perubahan pendekatan dalam perencanaan kegiatan agar setiap program memiliki tujuan dan hasil yang terukur. Dengan demikian, pelaksanaan program diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi mahasiswa, mengoptimalkan layanan akademik, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi.
Transformasi Digital dan Peningkatan Kompetensi SDM sebagai Arah Strategis
Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama dalam agenda pengembangan FTI UMI. Transformasi ini tidak sebatas penggunaan aplikasi dan layanan daring, tetapi juga meliputi integrasi sistem informasi, penyederhanaan alur kerja, peningkatan ketepatan data, serta percepatan pelayanan akademik dan administrasi.
Langkah tersebut selaras dengan visi transformasi Universitas Muslim Indonesia menuju Smart Islamic AI-Driven University melalui UMI Connection. Inisiatif ini mengedepankan integrasi layanan dan data melalui prinsip Satu Akses, Satu Data, Satu Proses, dan Satu Dashboard Pimpinan.
Dalam lingkup FTI UMI, penerapan sistem digital diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan berbagai bidang, mulai dari kegiatan akademik, laboratorium, penelitian, kemahasiswaan, keuangan, hingga administrasi. Optimalisasi teknologi juga diharapkan mempermudah pekerjaan sivitas akademika sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada mahasiswa.
Di samping transformasi digital, pengembangan sumber daya manusia menjadi prioritas yang tidak terpisahkan. Dosen dan tenaga kependidikan perlu terus meningkatkan keahlian, profesionalisme, integritas, serta kesiapan dalam menghadapi perubahan teknologi dan tuntutan dunia kerja.
Perkembangan kecerdasan buatan, otomasi, dan inovasi di sektor industri menuntut FTI UMI untuk terus beradaptasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran, produktivitas penelitian, penciptaan inovasi, dan pengembangan kompetensi lulusan.
Seluruh upaya tersebut diharapkan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman, etika profesional, tanggung jawab, dan semangat kolaborasi sehingga kemajuan teknologi berjalan beriringan dengan pembentukan karakter sivitas akademika.
Dekan FTI UMI Tekankan Keselarasan Program dan Peningkatan Kinerja Fakultas
Dekan FTI UMI, Prof. Dr. Ir. Andi Suryanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menjadikan Raker 2026 sebagai forum konsolidasi untuk menyatukan persepsi, arah kebijakan, dan prioritas pengembangan seluruh bidang di lingkungan fakultas.
Penyusunan program kerja difokuskan pada sejumlah agenda utama, antara lain peningkatan kualitas akademik, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, penguatan penelitian dan inovasi, perluasan kemitraan dengan sektor industri, pengembangan layanan digital, serta peningkatan kualitas pembinaan mahasiswa.
Setiap bidang diharapkan mampu menyusun rencana kegiatan yang terkoordinasi dan saling mendukung dalam mencapai sasaran fakultas. Penetapan prioritas dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan institusi, ketersediaan sumber daya, efisiensi anggaran, serta dampak yang dapat dirasakan secara langsung oleh mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.
Melalui pendekatan tersebut, program kerja tidak hanya diposisikan sebagai dokumen perencanaan administratif, tetapi juga sebagai pedoman pelaksanaan strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan.
Lima Wakil Rektor UMI Berbagi Pandangan dalam Panel Diskusi
Sebagai bagian dari upaya menyelaraskan program fakultas dengan kebijakan universitas, Raker FTI UMI 2026 menghadirkan lima Wakil Rektor UMI yang berpartisipasi dalam dua sesi panel diskusi.
Sesi pertama menghadirkan Wakil Rektor I UMI, Prof. Dr. Ir. H. Dirgahayu Lantara, M.T., IPM., ASEAN Eng., bersama Wakil Rektor II UMI, Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. Diskusi pada sesi ini dipandu oleh Wakil Dekan I FTI UMI, Dr. Ir. Ruslan Kalla, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng.
Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Wakil Rektor III UMI, Prof. Dr. H. M. Kamal Hijaz, S.H., M.H.; Wakil Rektor IV UMI, Dr. KH. M. Ishaq Shamad, M.A.; dan Wakil Rektor V UMI, Ir. Hj. Setyawati Yani, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. Sesi ini dimoderatori oleh Wakil Dekan III FTI UMI, Ir. Firmanullah Yusuf, S.T., M.T., IPM.
Forum tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara pimpinan universitas dan fakultas sekaligus menyelaraskan prioritas pengembangan dalam bidang akademik, pengelolaan keuangan dan sumber daya, kemahasiswaan, pembentukan karakter, serta pengembangan kelembagaan.
Setelah sesi panel, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno untuk membahas rancangan program kerja yang mencakup bidang visi dan misi, akademik, keuangan, kemahasiswaan, serta pembinaan karakter.
Program Terukur untuk Mewujudkan Fakultas Berdaya Saing Global
Pelaksanaan Raker FTI UMI 2026 diharapkan menghasilkan program kerja yang terencana, realistis, dan memiliki mekanisme evaluasi yang jelas. Setiap program perlu dilengkapi dengan target pencapaian, penanggung jawab, kebutuhan anggaran, indikator kinerja, serta tolok ukur manfaat agar implementasinya dapat dipantau dan dievaluasi secara objektif.
Prioritas pengembangan diarahkan pada berbagai aspek yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi mahasiswa, peningkatan kualitas akreditasi, pengembangan penelitian, inovasi teknologi, serta kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.
Agenda tersebut juga mengacu pada Catur Dharma UMI sebagaimana tercantum dalam Statuta UMI Tahun 2024, yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter.

Melalui Raker 2026, FTI UMI meneguhkan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antarelemen fakultas dalam membangun tata kelola yang efektif, budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, dan ekosistem akademik yang inovatif serta berlandaskan nilai-nilai Islam.
Pada akhirnya, keberhasilan rapat kerja tidak hanya diukur dari tersusunnya dokumen program, tetapi juga dari konsistensi pelaksanaan dan dampak nyata yang dihasilkan. Dengan perencanaan yang berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, peningkatan kualitas SDM, optimalisasi teknologi digital, serta pengelolaan anggaran yang efisien, FTI UMI diharapkan mampu terus berkembang, menjawab tantangan pendidikan tinggi, dan memperkuat posisinya dalam menghadapi persaingan global.