
Ir. Faizal Safa, S.T., M.Sc., IPU., ASEAN Eng., ACPE.
Ketua Dewan Pembina IKA PPI FTI UMI; Deputi Ketua Umum Bidang Industri I, Persatuan Insinyur Indonesia
Deputi Ketua Umum Bidang Industri I PII periode 2024–2027 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, MBA., IPU. Sebelumnya ia menjabat Direktur Eksekutif PII selama beberapa periode dan Ketua Badan Kejuruan Teknik Industri PII.
Ia dikenal sebagai salah satu arsitek sistem sertifikasi Insinyur Profesional Indonesia — skema berjenjang IPP, IPM, dan IPU — termasuk penyelarasannya dengan pengakuan tingkat ASEAN. Sejak pertengahan 2010-an ia terlibat dalam pembahasan standar kompetensi personel keinsinyuran bersama Badan Standardisasi Nasional, menegaskan bahwa sertifikasi PII telah memperoleh pengakuan di lingkup ASEAN. Perannya juga menonjol dalam perluasan kerja sama PII dengan perguruan tinggi penyelenggara Program Profesi Insinyur di seluruh Indonesia.
Dalam berbagai forum industri, ia konsisten menyuarakan perlunya manufaktur nasional memenuhi standar global — termasuk target penurunan emisi karbon dan penguatan teknologi pengolahan sampah di Indonesia. Saat ini ia tengah menyelesaikan studi doktoral bidang Teknik Metalurgi di Universitas Sriwijaya, Palembang.
Ir. Ricky Hikmawan Wargakusumah, M.H., IPU.
Anggota Dewan Pembina IKA PPI FTI UMI; Deputi Ketua Umum Bidang Industri Kimia, Persatuan Insinyur Indonesia | CEO Pasadena Engineering
Deputi Ketua Umum PII yang membidangi Industri Kimia, sekaligus tercatat sebagai Dosen Industri pada PSPPI FTI UMI dengan bidang kepakaran Teknologi Proses dan Kebijakan Rantai Pasok. Di sektor swasta, ia memimpin Pasadena Engineering sebagai CEO.
Yang membuat profilnya khas adalah perpaduan dua disiplin: keinsinyuran dan hukum. Gelar Magister Hukum (M.H.) yang ia sandang, ditambah studi doktoral Ilmu Hukum yang sedang ditempuhnya di Universitas Padjadjaran, memberinya kapasitas menilai dimensi yang kerap luput dari penilaian teknis murni — tata kelola, kepatuhan regulasi, tanggung jawab hukum atas keputusan keinsinyuran, dan kontrak proyek.
Ir. Habibie Razak, M.M., IPU., FIEAust., ASEAN Eng., ACPE., APEC Eng., CPEng., EngExec., IntPE(Aus)
Alumni PSPPI UMI; Ketua Badan Kejuruan Sipil PII | Regional Director (Energy), Surbana Jurong Group
Pemegang portofolio sertifikasi keinsinyuran terlengkap di jajaran majelis ini. Selain IPU dari PII, ia menyandang pengakuan penuh Engineers Australia (Fellow — FIEAust, Chartered Professional Engineer — CPEng, dan International Professional Engineer — IntPE Aus), serta ACPE dan APEC Engineer untuk mobilitas praktik lintas negara di kawasan ASEAN dan Asia-Pasifik.
Di dunia praktik, ia menjabat Regional Director bidang Energi pada Surbana Jurong Group untuk Indonesia dan ASEAN, dengan kepakaran infrastruktur energi dan logistik. Sebelum memimpin Badan Kejuruan Sipil PII, ia pernah menjabat Direktur Eksekutif PII Pusat.
Rekam jejaknya sebagai penguji sangat panjang. Sejak 2018 ia rutin menjadi Majelis Uji Kompetensi BKS PII — pada masa puncaknya, sidang wawancara teknis digelar hingga empat kali seminggu untuk melayani calon Insinyur Profesional dari seluruh Indonesia, termasuk insinyur asing yang berpraktik di Indonesia. Ia termasuk tim yang mewawancarai 42 alumni PSPPI FTI UMI di Makassar dan Sorong pada Oktober 2019.
Hubungannya dengan PSPPI FTI UMI erat dan berkelanjutan: ia tercatat sebagai Dosen Industri program ini dan berulang kali menjadi keynote speaker pada kolokium serta kuliah umum — antara lain kolokium ke-13 (2023), ke-16 (2025), dan Januari 2026. Pada 2025 ia dipercaya sebagai juri Hackathon World Engineering Day dari World Federation of Engineering Organizations (WFEO).
Ir. Wahyu Hendrastomo, IPU.
Alumni PSPPI UMI; Majelis Uji Kompetensi, Badan Kejuruan Sipil PII
Salah satu penguji paling berpengalaman di lingkungan Badan Kejuruan Sipil PII. Namanya muncul secara konsisten dalam dokumentasi sidang uji kompetensi BKS PII sejak 2018 hingga 2021 — kerap memimpin sidang bersama Ir. Andi Taufan Marimba, Ir. Kayan Sutrisna, dan Ir. Habibie Razak — menguji kandidat Insinyur Profesional Madya dan Utama dari sektor PUPR, ESDM, konstruksi, pertambangan, hingga proyek transportasi berpendanaan asing.
Ia juga dipercaya sebagai ketua panitia Konvensi Badan Kejuruan Sipil PII tahun 2019. Bersama tim BKS PII, ia mewawancarai 42 alumni PSPPI FTI UMI di Makassar dan Sorong pada Oktober 2019 — momen yang menandai pengakuan awal atas kualitas lulusan program ini di tingkat nasional.
Ir. M. Hatta SY, M.S.P., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng.
Aluni PSPPI UMI; Ketua Harian IKA PPI FTI UMI; Ketua Bidang PII dan BKTI PII | CEO PT Celebes Pratama Konsultan
Ketua Bidang pada kepengurusan Persatuan Insinyur Indonesia sekaligus Badan Kejuruan Teknik Industri PII, dan Dosen Industri PSPPI FTI UMI dengan bidang kepakaran Perencanaan Wilayah Industri. Di dunia praktik, ia memimpin PT Celebes Pratama Konsultan sebagai CEO.
Ia termasuk jajaran dosen FTI UMI yang meraih pengakuan APEC Engineer — kualifikasi yang memungkinkan praktik keinsinyuran diakui di negara-negara anggota APEC. Latar Magister Perencanaan (M.S.P.) memberinya sudut pandang spasial dan kewilayahan yang jarang dimiliki penilai berlatar teknik murni: bagaimana sebuah proyek keinsinyuran berinteraksi dengan tata ruang, kawasan industri, dan dampak wilayah di sekitarnya.
Ir. Mirfan, S.Kom., M.T., M.Kom., IPM., ASEAN Eng.
Alumni PSPPI UMI; Wakil Rektor III Universitas Handayani Makassar | Pengurus Badan Kejuruan Informatika PII
Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama Universitas Handayani Makassar dan Ketua DPW Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) Sulawesi Selatan. Di PII, ia tercatat dalam kepengurusan Badan Kejuruan Informatika masa bakti 2024–2027 sebagai Direktur bidang, di bawah Ketua BKI Assoc. Prof. Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng.
Ia membawa perspektif keinsinyuran informatika — badan kejuruan termuda di PII yang baru resmi berdiri pada 26 Januari 2018 melalui inisiasi IAII. Kehadirannya relevan seiring makin banyaknya proyek keinsinyuran yang bertumpu pada sistem informasi, otomasi, dan digitalisasi proses — termasuk digitalisasi pelabuhan yang menjadi tema kolokium tahun ini.
Sebagai penyelenggara seminar nasional Sisfotek IAII dan penggerak kerja sama antarperguruan tinggi, ia juga membawa pengalaman membangun jejaring akademik lintas kampus di Indonesia timur.
Dr. Ir. Supardi, IPU., M.Mar.E., ASEAN Eng.
Ketua Bidang, Badan Kejuruan Perkapalan PII
Ketua Bidang pada Badan Kejuruan Perkapalan Persatuan Insinyur Indonesia, dengan sertifikasi Insinyur Profesional Utama dan pengakuan ASEAN Engineer.
Kehadirannya memiliki bobot tematik khusus pada kolokium tahun ini. Tema "Digital and Sustainable Transformation in Maritime Transport" menuntut penilai yang memahami disiplin perkapalan secara teknis — mulai dari kelaiklautan kapal, sistem permesinan kapal, hingga standar keselamatan pelayaran. Badan Kejuruan Perkapalan PII adalah otoritas kejuruan yang menetapkan bakuan kompetensi untuk insinyur di bidang tersebut.