


YOGYAKARTA — Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (PSTP FTI UMI) terus memperkuat langkah strategis dalam menyusun dan memperbarui kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), tuntutan akreditasi LAM Teknik, serta regulasi pendidikan tinggi yang berlaku.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui benchmarking kurikulum dengan mengunjungi dua perguruan tinggi di Yogyakarta, yakni Program Studi Teknik Pertambangan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) dan Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY).
Kedua institusi tersebut menjadi rujukan dalam kegiatan benchmarking karena memiliki capaian akreditasi yang baik. Program Studi Teknik Pertambangan ITNY telah memperoleh predikat Baik Sekali, sementara Program Studi Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta meraih predikat Unggul dari LAM Teknik.
Kegiatan ini dipimpin oleh Alfian Nawir selaku ketua tim dari UMI, didampingi anggota Tim Kurikulum PSTP FTI UMI, Firman Nullah Yusuf dan Abdul Salam Munir. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses pengayaan referensi dan pertukaran pengalaman dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi bidang pertambangan.
Menggali Praktik Baik Pengembangan Kurikulum
Dalam kegiatan benchmarking, Tim Kurikulum PSTP FTI UMI berdiskusi mengenai berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum. Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain pelaksanaan kuliah lapangan, penerapan mata kuliah Capstone Design, distribusi mata kuliah pada setiap semester, serta berbagai pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh masing-masing program studi.
Pertukaran informasi tersebut memberikan perspektif baru bagi Tim Kurikulum PSTP FTI UMI dalam melihat bagaimana kurikulum dapat dirancang agar tidak hanya memenuhi ketentuan akademik dan akreditasi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dunia industri dan perkembangan profesi di bidang pertambangan.
Benchmarking juga menjadi kesempatan untuk mempelajari praktik baik dari perguruan tinggi lain tanpa mengesampingkan karakteristik dan kebutuhan internal Program Studi Teknik Pertambangan FTI UMI.
Setiap Program Studi Memiliki Karakteristik
Tim Kurikulum PSTP FTI UMI melihat bahwa setiap program studi memiliki karakteristik dan kekhasan masing-masing dalam merancang serta mengimplementasikan kurikulum. Perbedaan tersebut menjadi bahan pembelajaran penting untuk menentukan aspek-aspek yang relevan diterapkan dalam pengembangan kurikulum di UMI.
Hasil benchmarking selanjutnya diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyempurnaan kurikulum PSTP FTI UMI sehingga semakin adaptif terhadap perubahan zaman, perkembangan teknologi pertambangan, kebutuhan industri, dan standar pendidikan tinggi.
Upaya pembaruan kurikulum ini juga menjadi bagian dari komitmen PSTP FTI UMI untuk memastikan proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan sektor pertambangan yang semakin dinamis.
Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Akademik
Selain memberikan manfaat bagi proses penyusunan kurikulum, kegiatan benchmarking turut memperkuat jejaring akademik antarlembaga pendidikan tinggi. Interaksi dan pertukaran pengalaman antara program studi diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia.
Tim Kurikulum PSTP FTI UMI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Program Studi Teknik Pertambangan ITNY dan UPN Veteran Yogyakarta atas penerimaan serta kesediaannya berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan kurikulum.
Melalui kegiatan tersebut, PSTP FTI UMI optimistis proses penyusunan dan pembaruan kurikulum dapat berjalan semakin komprehensif dan menghasilkan rancangan kurikulum yang relevan dengan tantangan pendidikan dan industri pertambangan di masa depan.
Semoga kolaborasi dan silaturahmi akademik yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi bidang pertambangan serta turut berkontribusi dalam menyiapkan generasi pertambangan Indonesia yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.